BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, menekankan pentingnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus berinovasi dan menciptakan produk baru yang sesuai dengan kebutuhan dan tren masa kini.
Menurutnya, perubahan gaya hidup masyarakat serta kemajuan teknologi menuntut UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dengan menghadirkan produk yang relevan dan kompetitif di pasar.
“UMKM harus mampu menghasilkan produk baru yang sesuai tuntutan zaman. Jangan hanya bertumpu pada produk lama, tetapi harus melihat peluang dan tren konsumen saat ini,” ujar Yuliansah, Jumat, 11 Juli 2025.
Ia menyebut bahwa keberlangsungan UMKM sangat bergantung pada kemampuan adaptasi dan kreativitas.
Oleh karena itu, Bank Indonesia terus mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, dan memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran.
--page
Selain itu, Yuliansah menambahkan bahwa BI Kalteng siap memberikan dukungan melalui pelatihan, pendampingan, hingga perluasan akses pasar baik secara lokal maupun nasional, termasuk dalam rangkaian program Karya Kreatif Indonesia (KKI).
“BI berkomitmen mendampingi UMKM agar naik kelas, tidak hanya dari segi omzet, tapi juga daya saing. Inovasi adalah kuncinya,” pungkasnya. (MARINI)
Caption :









