PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i, menghadiri perayaan Hari Jadi ke-22 Desa Sidodadi, Kecamatan Maliku pada Minggu, 20 Juli 2025. Bupati didampingi Wakil Bupati, Ahmad Jayadikarta dan sejumlah pejabat daerah lainnya. Acara yang digelar di Lapangan Sepak Bola, Jalan Pakis IV itu berlangsung khidmat.

Dalam sambutannya, Ahmad Rifa’i menyampaikan rasa bangganya atas perkembangan dan kemajuan Desa Sidodadi. Ia menilai, semangat warga dalam membangun desa sejalan dengan semangat  pemerintah kabupaten. Terlebih, desa tersebut berjalan beriringan dengan kabupaten yang baru saja merayakan hari jadinya ke-23, yakni pada 2 Juli lalu. 

“Saya bangga melihat kemajuan Desa Sidodadi. Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus dilakukan bersama, seperti yang ditunjukkan oleh masyarakat Sidodadi hari ini,” ujarnya.

Di hadapan masyarakat, bupati juga menyampaikan bahwa jalan penghubung dari Pangkoh 6 Blok A (Desa Garantung) ke Pangkoh 6 Blok B (Desa Sidodadi) akan dilakukan pengaspalan pada tahun ini. Di sisi lain, bupati mengajak seluruh elemen, baik di tingkat kabupaten maupun desa, untuk terus berinovasi demi kemajuan daerah masing-masing. 

“Saya ingin kita semua terus berinovasi. Seorang pemimpin harus visioner dan mampu mendorong bawahannya untuk bergerak maju. Gotong royong dan semangat kebersamaan adalah kunci dalam membangun desa maupun kabupaten,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sidodadi, Sulistio Riyadi, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana tanpa membebankan biaya ke masyakarat.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga acara hari ini, terlaksana dengan baik,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena infrastruktur desa, khususnya jembatan yang sebelumnya berbahan kayu, kini telah dibangun permanen menggunakan cor beton. Ungkapan rasa syukur semakin bertambah karena tahun ini akan dilakukan pengaspalan jalan penghubung.

Perayaan hari jadi ini diwarnai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kepala Desa Sulistio Riyadi. Potongan tumpeng pertama kemudian diserahkan kepada bupati sebagai simbol rasa syukur dan penghormatan. Perayaan ini juga diisi dengan kegiatan donor darah, sosialisasi kesehatan, pembagian doorprize dan hiburan. (RETHA/H)