PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dan sejumlah lembaga keuangan, melaksanakan kegiatan literasi dan edukasi keuangan melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan atau GENCARKAN.

Kegiatan yang berfokus pada peningkatan literasi keuangan perempuan ini menjadi bukti nyata sinergi lintas lembaga untuk membangun pemahaman finansial yang inklusif dan berdaya guna.

Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan OJK untuk memperluas edukasi keuangan ke seluruh lapisan masyarakat, khususnya kaum perempuan sebagai pengelola utama keuangan keluarga.

“Kami mendorong masyarakat agar lebih cerdas memahami produk dan jasa keuangan serta mampu membedakan investasi legal dan ilegal,” ujarnya pada Minggu, 20 Juli 2025.

Dalam sesi materi, Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah membawakan edukasi bertema Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, yang mengajak peserta untuk merawat dan menghargai rupiah sebagai simbol negara. BI juga mendorong penggunaan QRIS sebagai solusi transaksi non-tunai yang mudah, aman, dan mendukung pertumbuhan usaha kecil perempuan di Barito Selatan.

Sementara itu, PT BPD Kalimantan Tengah menyampaikan pentingnya membangun kebiasaan menabung, memanfaatkan pembiayaan mikro, serta menjaga keamanan dalam transaksi digital. Materi ini dikemas dalam format interaktif agar peserta lebih mudah memahami dan mengaplikasikan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Rumah BUMN turut berkontribusi dengan mengenalkan peran dan fungsi Rumah BUMN sebagai pusat pengembangan UMKM. Melalui pendekatan pemberdayaan, peserta diharapkan dapat melihat peluang baru dalam penguatan usaha mikro lokal berbasis komunitas.

Primandanu menggarisbawahi bahwa kolaborasi antar lembaga merupakan kunci dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat dan inklusif.

“Semakin tinggi literasi dan inklusi keuangan, semakin kuat ketahanan ekonomi rumah tangga dan daerah,” tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)