SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berkomitmen untuk menindaklanjuti pembentukan kepengurusan Askab PSSI Kotim yang telah vakum selama lebih dari dua tahun.

Kepala Dispora Kotim Wiyono menyatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Ketua KONI Kotim yang baru terpilih untuk membahas langkah konkret pembentukan Askab.

“Insya Allah untuk Askab PSSI Kotim akan kita tindak lanjuti. Dengan ketua KONI terpilih, kita akan segera berkoordinasi,” kata Wiyono, Senin, 21 Juli 2025.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas desakan dari komunitas sepak bola di Kotim yang menginginkan agar roda organisasi PSSI di tingkat kabupaten kembali berjalan aktif. Askab PSSI dinilai krusial untuk membangun sistem pembinaan pemain yang berkelanjutan dan menggelar kompetisi resmi yang terstruktur.

Sebelumnya, tokoh komunitas sepak bola Kotim, Adi Wahyudi, mengungkapkan keresahan karena vakumnya Askab PSSI Kotim yang terakhir dijabat pelaksana tugas (Plt) saat pelaksanaan Porprov 2023.

“Kalau Askab sudah terbentuk, insya Allah tinggal jalan. Saat ini turnamen hanya berjalan atas inisiatif komunitas tanpa dukungan dari struktur resmi PSSI,” ujar Adi.

Ia juga menekankan pentingnya pengurus dan ketua Askab PSSI Kotim diisi oleh orang-orang yang memiliki latar belakang dan pemahaman kuat tentang sepak bola, bukan sekadar numpang nama atau jabatan.

“Harapan kami, ketua KONI yang baru bisa segera mengambil alih pembentukan Askab sesuai aturan statuta PSSI,” imbuhnya.

Adi menambahkan, keberadaan Askab penting untuk menyelenggarakan kompetisi resmi seperti Divisi 1 dan 2, serta menjembatani klub-klub lokal agar bisa berkompetisi secara profesional dan berjenjang.

Desakan pembentukan kembali Askab PSSI Kotim ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat, komunitas, dan stakeholder olahraga menginginkan perubahan dan kemajuan sepak bola daerah melalui jalur organisasi resmi dan aktif. (DEWI PATMALASARI/Y)