BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Suasana penuh semangat menyelimuti halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) saat ratusan peserta mengikuti Peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2025 yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kobar pada Jumat, 25 Juli 2025.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Kobar, Nurhidayah. Dirangkai dengan senam bersama yang diikuti berbagai elemen Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Forkopimda, pejabat daerah, serta para relawan PMI dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendonor darah sukarela yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa aksi donor darah adalah bentuk kepedulian yang mampu menyelamatkan hidup banyak orang.
"Donor darah bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga wujud nyata solidaritas sosial. Setetes darah dapat mengubah nasib seseorang. Kita semua bisa menjadi pahlawan dengan cara yang sederhana namun berdampak besar," ujarnya.
Kemudian, ia juga mengajak generasi muda untuk lebih aktif dalam gerakan donor darah, sebagai bagian dari semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama.
"Anak-anak muda harus berani tampil, bukan hanya di dunia digital, tetapi juga sebagai relawan kemanusiaan," tambahnya.
Peringatan ini turut dimeriahkan dengan senam massal yang mencerminkan semangat hidup sehat dan solidaritas sosial. Peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan yang menggabungkan olahraga dan aksi sosial ini.
Tak hanya itu, PMI Kobar juga menyediakan stan layanan donor darah di lokasi acara. Warga dan aparatur pemerintah pun memanfaatkan kesempatan ini untuk langsung berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.
Sejumlah pendonor mendapat piagam penghargaan atas kontribusi dan konsistensi mereka dalam mendonorkan darah secara sukarela.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tinggi, peringatan Hari Donor Darah Sedunia di Kabupaten Kobar tahun ini menjadi lebih dari sekedar seremonial saja, melainkan gerakan bersama menuju masyarakat yang lebih sehat dan saling peduli. (NURITA/H)









