BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam upaya meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Kalimantan Tengah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah menggandeng Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya untuk menyelenggarakan kegiatan edukasi keuangan bertajuk Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).
Kegiatan ini diikuti oleh 1.000 mahasiswa dan berlangsung di Aula Utama UIN Palangka Raya.
Program GENCARKAN merupakan bagian dari komitmen OJK untuk memperluas pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya pinjaman online ilegal, penipuan investasi, dan praktik judi online yang kian mengancam stabilitas finansial masyarakat.
Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Asisten Direktur Senior, Andrianto Suhada, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menyemarakkan program GENCARKAN di lingkungan kampus.
“Kami ingin mahasiswa senantiasa cerdas dalam mengelola keuangan melalui prinsip 2L, yakni legal dan logis,” ujar Andrianto dalam rilisnya pada Jumat, 15 Agustus 2025.
Prinsip 2L yang dimaksud adalah mendorong masyarakat untuk selalu mengecek legalitas entitas keuangan melalui OJK serta memahami apakah imbal hasil yang ditawarkan logis dan sesuai dengan ketentuan. Menurut Andrianto, mahasiswa merupakan kelompok yang rentan terhadap aktivitas keuangan ilegal, sehingga edukasi ini menjadi sangat penting untuk membekali mereka dengan pengetahuan yang tepat.
Dalam kegiatan tersebut, OJK Kalimantan Tengah menyajikan materi edukatif mengenai peran dan fungsi OJK, pentingnya perencanaan keuangan sejak dini, serta strategi untuk menghindari jebakan investasi bodong dan pinjaman online ilegal. Materi disampaikan secara komprehensif dan disesuaikan dengan konteks kehidupan mahasiswa.
Kegiatan ini juga menghadirkan sesi simulasi pembelajaran dengan pendekatan interaktif, yang memungkinkan peserta untuk memahami konsep keuangan secara praktis. Diskusi antara narasumber dan peserta berlangsung aktif, mencerminkan antusiasme mahasiswa dalam menyerap informasi yang diberikan.
"OJK berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa UIN Palangka Raya dapat menjadi agen literasi keuangan di lingkungan sekitarnya. Dengan pemahaman yang baik, mereka diharapkan mampu mengambil keputusan finansial yang bijak dan turut serta dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat dan inklusif di Kalimantan Tengah," tuturnya lagi.
Kegiatan GENCARKAN ini menjadi bukti nyata sinergi antara regulator dan institusi pendidikan dalam membangun generasi muda yang cerdas finansial. OJK Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan edukasi keuangan ke berbagai lapisan masyarakat sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/H)









