PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yuliansah Andrias, mengungkapkan bahwa pelaksanaan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penting untuk meneguhkan semangat kedaulatan ekonomi bangsa. 

Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Dalam upacara yang digelar di halaman kantor Perwakilan BI Kalteng, Yuliansah menyampaikan bahwa perjuangan para pahlawan di masa lalu harus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa untuk berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di sektor ekonomi. 

“Kedaulatan politik harus berjalan seiring dengan kedaulatan ekonomi. Inilah wujud nyata pengisian kemerdekaan,” ujarnya, Minggu, 17 Agustus 2025.

Ia menegaskan, BI berkomitmen menjaga stabilitas sistem keuangan dan moneter di daerah, yang menjadi bagian penting dari upaya menjaga kedaulatan ekonomi nasional. 

Upaya ini, kata Yuliansah, diwujudkan melalui pengendalian inflasi, mendorong digitalisasi sistem pembayaran, serta mendukung penguatan ekonomi daerah berbasis UMKM.

Selain itu, Yuliansah juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga ketahanan ekonomi bangsa. Menurutnya, pola konsumsi yang bijak, dukungan terhadap produk lokal, serta partisipasi dalam digitalisasi ekonomi dapat menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Upacara HUT Kemerdekaan di BI Kalteng diikuti oleh seluruh jajaran pegawai, perwakilan instansi terkait, serta sejumlah mitra kerja. Suasana khidmat terasa saat pengibaran bendera Merah Putih, yang disertai pembacaan teks proklamasi. Momentum tersebut menjadi refleksi bersama atas perjuangan panjang bangsa Indonesia.

Yuliansah berharap, semangat kemerdekaan dapat menumbuhkan optimisme dalam menghadapi tantangan global, termasuk ketidakpastian ekonomi dunia. 

“Dengan semangat persatuan, kerja keras, dan inovasi, kita bisa menjadikan Indonesia semakin berdaulat secara ekonomi,” tegasnya. (MARINI/y)