SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih marak, hal itu diketahui dari hasil tangkapan polisi yang menyita ribuan paket sabu dari para pengedar narkoba.

Kasat Narkoba Polres Kotim AKP Suherman mengatakan, bahwa Kabupaten Kotim saat ini masih menjadi pintu masuk peredaran narkoba. Bahkan, pihaknya juga telah memperketat tempat rawan masuknya narkoba.

"Terutama di wilayah perairan. Kami telah memperketat pengamanan dengan melibatkan personel gabungan. Bahkan, anjing pelacak terus diterjunkan untuk mengantisipasi barang terlarang itu," kata Suherman, Rabu, 15 Agustus 2025.

Ia menambahkan, bahwa upaya para pelaku untuk menyelundupkan narkoba terus dilakukan para pelakunya. Berbagai macam mereka lalukan agar barang haram itu berhasil beredar di Bumi Habaring Hurung tersebut.

Namun, beberapa upaya pelaku akhir nya berakhir gagal setelah petugas Kepolisian berhasil mengendus informasi peredaran tersebut. Terbaru, pihaknya telah menyita sebanyak 2 kilogram narkotika jenis sabu.

"Ini salah satu contoh upaya mereka untuk menyelundupkan narkoba ke Kotim. Alhamdulillah, 2 kilogram ini berhasil kami gagalkan," ungkapnya.

Untuk itu ia tak henti-hentinya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membantu memerangi peredaran narkoba. Jika ada melihat atau mendapatkan informasi tentang peredaran narkoba segera lapor Polisi. (BUDDI RAHMAT H/H)