SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Guru SMA Mentaya Hilir Utara Nikkon Bhastari, terpilih menjadi calon kepala sekolah rakyat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)

“Calon kepala sekolah rakyat sudah ditetapkan oleh pusat dan dilatih oleh Kemensos. Seleksinya dilakukan secara nasional, tetapi umumnya kepala sekolah diutamakan warga lokal. Untuk Kotim, yang terpilih adalah Nikkon Bhastari,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim Muhammad Irfansyah, Selasa, 9 September 2025.

Ia menjelaskan, proses seleksi kepala sekolah rakyat dilakukan secara online dan diikuti oleh pelamar dari seluruh Indonesia. Namun, penetapan tetap dilakukan oleh Kementerian dengan mempertimbangkan calon dari daerah setempat.

Nikkon Bhastari sendiri telah mengikuti retreat pelatihan di Kemensos pada Agustus lalu sebagai bagian dari persiapan. Ia akan memimpin sekolah rakyat SD dan SMA di Kotim. 

Menurut Irfansyah, Sekolah Rakyat ini memiliki konsep berbeda dengan sekolah formal pada umumnya. Kurikulum yang digunakan kurikulum plus. Berbeda dengan sekolah pada umumnya, sekolah rakyat tidak mengikuti tahun ajaran. 

“Nantinya sekolah rakyat dimulai tidak menunggu tahun ajaran baru. Jika fasilitas bangunan sudah siap, kemungkinan pada Oktober atau November sudah bisa mulai," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/y)