PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Hj Nurhidayah secara resmi membuka Festival Literasi di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kobar, Senin, 15 September 2025. Kegiatan ini dirangkai dengan peluncuran koleksi buku baru serta pengukuhan Bunda Literasi di enam kecamatan.

“Festival literasi ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi ruang kreatif bagi masyarakat untuk mengekspresikan diri, mengasah bakat, dan meningkatkan minat baca melalui kegiatan positif,” jelas Bupati.

Bupati menegaskan, literasi menjadi fondasi penting dalam pembangunan daerah. “Tidak ada kesejahteraan tanpa ilmu pengetahuan, dan tidak ada ilmu pengetahuan tanpa budaya membaca,” jelas Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa kehadiran koleksi buku baru serta e-book di perpustakaan daerah merupakan langkah nyata dalam memperluas akses pengetahuan.

“Perpustakaan kita tidak hanya berkembang dalam koleksi fisik, tetapi juga mengikuti perkembangan zaman dengan menghadirkan koleksi digital. Kehadiran e-book sangat penting di era teknologi informasi,” jelas Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengukuhkan Bunda Literasi di enam kecamatan. Ia menekankan bahwa peran Bunda Literasi tidak sekadar simbol, melainkan penggerak dan teladan dalam menumbuhkan minat baca di masyarakat.

“Dengan adanya Bunda Literasi di tingkat kecamatan, gerakan literasi akan lebih merata dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari perkotaan hingga pelosok desa,” jelas Bupati.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan literasi sebagai budaya. “Jadikan membaca sebagai kebiasaan, bukan kewajiban. Jadikan menulis sebagai keterampilan, bukan sekadar tugas. Bangsa yang besar adalah bangsa yang masyarakatnya berbudaya literasi tinggi,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/y)