BORNEONEWS, Kuala Kurun - Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing, bersama Kepala Dinas Pertanian Aryantoni, serta salah satu petani milenial Gunung Mas Reyri Kaswanda, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bulog Wilayah Kalimantan Tengah pada Rabu, 17 September 2025.
Kunjungan ini merupakan bentuk sinergi Pemkab Gumas dengan Bulog Kalteng, khususnya terkait penyerapan hasil pertanian yaitu jagung hibrida dari Kabupaten Gunung Mas.
"Hadirnya Bulog Kalteng yang siap menyerap hasil panen jagung menjadi harapan baru bagi petani di Kabupaten Gunung Mas," kata Efrensia, Sabtu, 20 September 2025.
Dirinya menambahkan bahwa Jagung hibrida sudah menjadi salah satu komoditas tanaman pangan yang diprioritaskan untuk dikembangkan di Kabupaten Gunung Mas.
Namun, ketidakpastian pascapanen khususnya pemasaran menjadi salah satu tantangan yang kerap kali dihadapi petani Gunung Mas.
Tantangan lainnya yakni minimnya regenerasi petani, generasi muda di Kabupaten Gunung Mas masih cenderung memilih alternatif pekerjaan lain di luar sektor pertanian.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas Aryantoni menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mendukung petani yang menanam jagung hibrida agar produksinya maksimal dan sesuai standar.
"Saat ini, Dinas Pertanian Gumas telah memiliki sejumlah sarana pendukung seperti drone pertanian, gudang pascapanen, UV dryer, dan mesin pemipil guna mendukung kegiatan pascapanen jagung di Gumas," jelasnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjawab tantangan pertanian di Gunung Mas, membuka peluang regenerasi petani, serta memastikan jagung memiliki pasar yang jelas dan berkelanjutan.
"Lebih jauh, program ini juga diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mewujudkan program daerah Tambun Bungai Mandiri," ucapnya.
Kepala Kantor Bulog Wilayah Kalteng, Budi Sultika, mengungkapkan target penyerapan jagung di Kalteng kurang lebih sebesar 2.300 ton.
"Namun, hingga saat ini realisasi baru mencapai sekitar 21 ton. Sehingga dirinya menyatakan bahwa Bulog Kalteng siap mendukung dan secara terbuka menyerap jagung hasil produksi petani dari Gumas," tukasnya. (RISKA YULYANA/H)









