PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Perum Bulog Kalimantan Tengah mencatat realisasi penyerapan gabah setara beras mencapai 13.592 ton lebih hingga 9 Oktober 2026, seiring upaya mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani di sejumlah daerah sentra produksi.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kalimantan Tengah, Erwin Budiana, mengatakan penyerapan gabah di wilayah setempat terus berjalan secara optimal untuk mendukung pengadaan beras.

"Capaian tersebut menunjukkan penyerapan gabah di Kalimantan Tengah terus berjalan secara optimal untuk mendukung ketersediaan cadangan pangan pemerintah sekaligus memperkuat pengadaan beras nasional," kata Erwin Budiana di Palangka Raya, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Dalam mengoptimalkan penyerapan produksi petani, Bulog Kalteng memfokuskan kegiatan di Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Katingan, dan Kotawaringin Timur.

Keempat kabupaten tersebut menjadi perhatian utama, terutama selama berlangsungnya musim panen, guna mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani.

Target penyerapan gabah setara beras di Kalimantan Tengah pada 2026 ditetapkan sebesar 15.805 ton, sedangkan realisasi hingga 9 Oktober telah mencapai sekitar 86 persen dari target tersebut.

Bulog terus berupaya menyerap produksi gabah petani sesuai ketentuan yang berlaku, dengan harga pembelian gabah mengikuti ketetapan pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram.

Upaya penyerapan tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan beras, memperkuat cadangan pangan pemerintah, serta memberikan kepastian pasar bagi petani di Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/Y)