PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di Provinsi Kalimantan Tengah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah menggandeng Pemerintah Kabupaten Seruyan, PT Sakinah Innovasi Finansial dan Teknologi, serta PT Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk menyelenggarakan kegiatan edukasi keuangan syariah bertajuk SICANTIKS yakni Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah.

"Program ini secara khusus menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM di Kabupaten Seruyan sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi lokal berbasis prinsip syariah," kata Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz dalam rilisnya pada Sabtu, 20 September 2025.

Kegiatan edukasi ini berlangsung dengan antusias dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Seruyan, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Pemimpin PT Sakinah Innovasi Finansial dan Teknologi, Priority Banking Manager BSI Area Kalimantan Selatan dan Tengah, Plt Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Seruyan, serta Sekretaris Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Seruyan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong sistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Program SICANTIKS dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada pelaku UMKM mengenai produk dan layanan keuangan syariah, termasuk prinsip-prinsip dasar seperti keadilan, transparansi, dan bebas riba. Melalui pendekatan edukatif yang interaktif, peserta diajak untuk mengenali manfaat dan mekanisme keuangan syariah yang dapat mendukung pertumbuhan usaha mereka secara berkelanjutan dan sesuai nilai-nilai Islam.

Primandanu menegaskan bahwa literasi keuangan syariah bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga soal kepercayaan dan keberdayaan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan yang aman dan sesuai prinsip syariah.

"Kita berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi katalisator bagi peningkatan inklusi keuangan di daerah, khususnya bagi pelaku usaha perempuan yang menjadi fokus program SICANTIKS," katanya.

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda turut menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara OJK, lembaga keuangan, dan pemerintah daerah. Menurutnya, edukasi keuangan syariah sangat relevan dengan karakteristik masyarakat Seruyan yang religius dan memiliki potensi besar dalam sektor UMKM. Ia mendorong agar program serupa dapat terus dilanjutkan dan diperluas ke kecamatan-kecamatan lain di wilayah Seruyan.

Melalui kegiatan ini, OJK Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperluas pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah yang aman, terpercaya, dan sesuai prinsip syariah. Program SICANTIKS menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menghasilkan dampak positif dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif, berkeadilan, dan memberdayakan masyarakat lokal. (TESTI PRISCILLA/H)