KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan melaksanakan Pertemuan Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respons (AMP-SR) Tahap III sebagai bagian dari upaya menekan angka kematian ibu dan bayi di wilayah tersebut.

Kegiatan ini digelar di ruang pertemuan RSUD Hanau dan dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, Ruspandian Noor, Rabu, 22 Oktober 2025.

Dalam arahannya, Ruspandian Noor menegaskan bahwa AMP-SR merupakan strategi penting dalam mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi, yang juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di bidang kesehatan.

“Tujuan utama pertemuan ini adalah mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. AMP-SR menjadi bagian dari strategi yang lebih luas untuk mencapai target nasional dan global dalam upaya menekan angka kematian tersebut,” ujar Ruspandian Noor.

Ia menjelaskan, AMP-SR memiliki sejumlah tujuan khusus, di antaranya mengidentifikasi faktor risiko yang berkontribusi terhadap kematian ibu dan bayi, serta menganalisis penyebab kematian secara sistematis.

Dari hasil analisis tersebut, akan dibuat rekomendasi konkret untuk mencegah kasus serupa di masa mendatang, baik dari sisi keluarga, masyarakat, maupun sistem pelayanan kesehatan.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi, memperbaiki tata kelola, serta memperkuat mutu layanan di fasilitas kesehatan, baik di tingkat masyarakat maupun rumah sakit rujukan. (FAHRUL/y)