SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar pelatihan "public speaking" yang diikuti oleh sekitar 100 peserta. Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan berbicara di depan umum yang dinilai krusial untuk berbagai bidang kehidupan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotawaringin Timur, Wiyono  menegaskan pentingnya kemampuan "public speaking" di era modern. 

"Public speaking itu sekarang penting karena bermanfaat untuk di bidang apapun. Termasuk ketika mereka wawancara saat melamar pekerjaan, itu akan menjadi penilaian. Makanya kami berharap ini bisa menjadi bekal bagi pemuda kita," ujar Wiyono, Kamis, 23 Oktober 2025.

Pelatihan ini menarik perhatian beragam kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, anggota organisasi kepemudaan, hingga tenaga pendidik. Untuk memastikan kualitas materi, Dispora Kotim menghadirkan dua tokoh perempuan Kotawaringin Timur yang dikenal sebagai mentor "public speaking" berpengalaman, yaitu Utari Riambarwati dan Sri Kasih.

Wiyono menambahkan bahwa kemampuan berbicara di depan umum bukan hanya meningkatkan peluang dalam wawancara kerja, tetapi juga sangat esensial bagi seorang pemimpin.

 "Walaupun punya ide dan program yang bagus, tapi cara penyampaiannya ke bawahan kurang bagus, maka bisa saja hasilnya tidak sesuai harapan. Makanya kemampuan ini sangat penting untuk dimiliki," jelasnya. 

Ia berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dan kegiatan serupa dapat rutin digelar dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi.

Sementara itu, Ketua Panitia, Supriadi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari salah satu anggota DPRD Kotawaringin Timur, Muhammad Abadi, yang memiliki perhatian serius terhadap pengembangan pemuda. 

Supriadi menyampaikan permohonan maaf karena keterbatasan anggaran sehingga tidak semua pendaftar dapat terakomodasi. 

"Meski demikian, kami berharap dapat kembali menggelar kegiatan serupa dengan tema yang lebih bervariasi, seperti pelatihan bisnis bagi pemula, serta pelatihan pidato Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, dengan jangkauan peserta yang lebih luas hingga ke luar Sampit," ucapnya. 

Antusiasme peserta juga terlihat dari pengakuan Alfi, salah seorang peserta. Ia mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini.

"Terima kasih Dispora yang sudah menggelar kegiatan ini. Kalau bisa kegiatan seperti ini digelar secara rutin karena sangat bermanfaat," tutur Alfi, menyoroti betapa dibutuhkan kemampuan berbicara di depan umum dalam berbagai aspek kehidupan. (DEVIANA/y)