SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim, Wiyono, mengimbau warga untuk tidak lagi menggunakan lintasan lari di dalam stadion untuk jogging. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

"Karena dikhawatirkan kalau jogging di dalam lapangan itu, takutnya ada yang lalai sehingga terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan," jelasnya, Senin,3 November 2025..

Selain itu, minimnya pengawasan di kawasan stadion juga menjadi perhatian utama Dispora. Wiyono mengakui bahwa pihaknya hanya memiliki tiga orang pengawas. Kondisi ini membuat pengawasan menjadi kurang optimal, terutama pada sore hari ketika pengawas tidak bertugas.

"Pagi memang mereka kerja, nah waktu sore disaat mereka tidak jaga, takutnya ada yang kurang hati-hati dari pengunjung sehingga terjadi sesuatu. Contohnya kemarin, gara-gara ada yang membuang putung rokok membuat insiden kebakarnya selang untuk penyiraman rumput di lapangan," pungkasnya.

Hal tersebut tentu membuat kerusakan terhadap fasilitas yang ada di stadion. Oleh sebab itu, sebagai alternatif, pihaknya mengarahkan warga untuk berolahraga di trowongan yang tersedia di sekitar stadion.

"Seperti yang dilakukan masyarakat lainnya, mereka jogging di area Terowongan Nur Mentaya," tutupnya. (DEVIANA/H)