KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan menggelar Workshop Implementasi Sistem Informasi Kesehatan dan Rekam Medis Elektronik bagi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, Ruspandian Noor, yang menegaskan pentingnya penerapan sistem digital dalam pengelolaan data medis untuk mendukung pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan efisien.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, memungkinkan akses cepat terhadap informasi medis pasien, mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih akurat, serta mengurangi potensi kesalahan medis,” ujar Ruspandian Noor, Rabu, 5 November 2025.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait, di antaranya Haidar Istiqlal, dari Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Kesehatan, Dwi Setiyawan, dari BPJS Kesehatan Cabang Sampit, serta Rica Hajianti, selaku Kepala Bidang PSDK Dinas Kesehatan Seruyan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Seruyan dapat segera beralih dari sistem manual berbasis kertas ke sistem rekam medis berbasis digital yang terintegrasi.

Selain mempermudah pengelolaan data pasien, penerapan sistem ini juga diharapkan dapat menjamin keamanan, kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan data medis yang hanya dapat diakses oleh tenaga kesehatan berwenang.

“Workshop Implementasi Rekam Medis Elektronik ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan penyelenggaraan dan pengelolaan rekam medis berbasis digital di Kabupaten Seruyan,” tambahnya. (FAHRUL/H)