BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Masyarakat Kabupaten Kapuas diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul beredarnya sebuah akun media sosial palsu yang secara ilegal mengatasnamakan Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno.
Akun tiruan ini dilaporkan mencoba melakukan komunikasi pribadi dengan masyarakat melalui pesan langsung, sebuah modus operandi yang berpotensi menimbulkan kerugian.
Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui keterangan resminya dengan tegas membantah keterkaitan akun tersebut dan memastikan bahwa akun itu adalah palsu serta tidak memiliki hubungan apa pun dengan Bupati maupun Pemerintah Daerah.
Pihak Kominfo Kabupaten Kapuas, melalui Tim Satgas Anti-Hoaks Diskominfosantik, telah memastikan bahwa akun mencurigakan ini dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Tujuan utamanya diduga kuat adalah untuk tindakan penipuan serius atau penyalahgunaan identitas pejabat daerah. Modus seperti ini sering digunakan untuk memeras, menipu, atau bahkan mengumpulkan data pribadi sensitif dari korban yang lengah. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya pada pesan yang dikirimkan oleh akun tersebut.
"Bupati Kapuas tidak pernah melakukan komunikasi pribadi melalui akun media sosial yang tidak resmi. Komunikasi resmi dari pejabat daerah selalu dilakukan melalui kanal-kanal resmi yang terverifikasi," ungkap Ketua Satgas, Usis I. Sangkai, Kamis, 13 November 2025.
Selain itu, Bupati Kapuas tidak pernah menawarkan bantuan, meminta data pribadi, atau mengarahkan pada tujuan lain yang berbau mencurigakan dan mengarah pada penipuan.
Menyikapi hal ini, Tim Satgas Anti-Hoaks memberikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat. Pertama, tetap waspada dan jangan menanggapi pesan yang dikirimkan oleh akun yang mengatasnamakan pejabat.
Kedua, masyarakat dilarang keras untuk memberikan data pribadi, informasi sensitif, atau melakukan transfer uang apa pun sebagai respons atas pesan dari akun tersebut. Mengabaikan pesan tersebut adalah langkah terbaik untuk melindungi diri.
Sebagai wujud komitmennya, Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan bahwa mereka akan terus melakukan pemantauan intensif dan penindakan terhadap upaya pemalsuan identitas pejabat daerah. Hal ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga keamanan informasi di lingkungan digital Kapuas agar tetap kondusif dan aman dari ancaman siber.
Terakhir, Pemerintah Kabupaten Kapuas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi hoaks dan tindakan kriminal siber semacam ini. Apabila masyarakat menemukan akun, nomor, atau pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat Pemerintah Kabupaten Kapuas, diharapkan segera melaporkannya melalui kanal resmi Diskominfosantik Kabupaten Kapuas atau langsung kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti. (SABRIANOOR/H)









