BORNEONEWS, Banjarmasin - Satu pohon Trembesi berukuran besar tumbang di Jalan Cempaka Besar, Kelurahan Mawar, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin. Insiden yang dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin pada Sabtu malam, 15 November 2025 pukul 22.35 WITA ini menyebabkan gangguan lalu lintas yang signifikan di area tersebut.

Pohon yang tumbang tersebut melintang dan menutupi seluruh badan jalan. Akibatnya, akses di Jalan Utama Cempaka Besar sempat terputus total. Kejadian ini sontak mengganggu mobilitas warga yang hendak melintas di kawasan padat tersebut pada malam hari.

Berdasarkan laporan tim assessment BPBD di lapangan, penyebab utama tumbangnya pohon tersebut adalah adanya aktivitas pembongkaran drainase di sekitarnya. 

"Proyek penggalian tersebut diduga berdampak pada struktur perakaran pohon, sehingga pohon menjadi tidak kuat menahan bebannya sendiri dan akhirnya roboh," ungkap Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, Minggu, 16 November 2025.

Kondisi pohon yang sudah rapuh turut memperparah keadaan. Dalam keterangan resmi, disebutkan bahwa pohon Trembesi tersebut memang sudah dalam kondisi lapuk. Selain itu, akarnya teridentifikasi tidak lagi kuat dan tidak mencengkeram tanah dengan baik, membuatnya sangat rentan terhadap perubahan kondisi di sekitarnya.

Merespons laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Banjarmasin bersama Pusdalops-PB segera dikerahkan ke lokasi. Tim memulai giat penanganan darurat pada pukul 22.59 WITA.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan assessment, dilanjutkan dengan proses pemotongan dan pembersihan material pohon. Penanganan berlangsung dengan sangat cepat dan efisien. 

Seluruh proses evakuasi, mulai dari pemotongan hingga pembersihan jalan, berhasil diselesaikan hanya dalam waktu 12 menit, yakni pada pukul 23.11 WITA. Akses jalan pun dapat segera dibuka kembali untuk umum. (SABRIANOOR/j)