PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun -  Puluhan lansia di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) resmi diwisuda melalui program Sekolah Lansia SIDAYA, Selasa, 3 Desember 2025, di Aula Sangga Banua, Kantor Bupati Kobar. 

Wakil Bupati (Wabup) Kobar, Suyanto yang memimpin langsung prosesi wisuda dan menegaskan bahwa lansia harus terus diberdayakan agar tetap sehat, mandiri, dan produktif.

Wabup mengatakan bahwa wisuda ini bukan sekadar seremoni, tetapi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia.

“Hari ini para lansia kita membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus belajar dan berkembang. Wisuda ini adalah wujud bahwa mereka tetap bisa berdaya, sehat, tangguh dan bahagia,” jelas Wabup.

Wabup menekankan bahwa program Sekolah Lansia menjadi bagian penting dalam upaya membangun masyarakat yang sehat secara menyeluruh.

“Melalui SIDAYA, kami ingin memastikan lansia di desa dan kelurahan dapat terus mandiri dan produktif. Ini sekaligus menjadi ruang inovasi bagi kepala desa dan lurah untuk menciptakan program-program keberdayaan lansia,”jelas Wabup. 

Wabup juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Sekolah Lansia di Kobar.

“Terima kasih kepada seluruh kader, tenaga kesehatan, PKK, dan pemerintah desa yang telah berkolaborasi. Semoga kegiatan ini menginspirasi desa lainnya untuk terus memperluas program SIDAYA,” ucapnya.

Wabup juga mengingatkan bahwa keberdayaan lansia memiliki peran penting dalam upaya yang lebih luas, termasuk percepatan penurunan stunting.

“Stunting bukan hanya persoalan tumbuh kembang anak, tetapi juga berhubungan dengan kualitas keluarga dan masyarakat. Lansia sehat dan tangguh merupakan bagian dari ekosistem keluarga yang kuat,” tegasnya. 

Pada kesempatan itu, Wabup mengajak seluruh unsur pemerintah, kader, serta keluarga untuk terus mendukung keberlanjutan program SIDAYA di semua desa dan kelurahan.

“Saya berharap angka harapan hidup terus meningkat dan para lansia kita semakin bahagia. Mari bersama menjaga kesehatan dan kualitas hidup mereka,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/H)