PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun — Gelaga santai bersama Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) dinilai menjadi salah satu ruang dialog yang efektif bagi pemuda Kotawaringin Barat dalam mendorong partisipasi aktif dan penguatan kepemimpinan muda. Forum dengan konsep nonformal ini memberi ruang terbuka bagi pemuda untuk menyampaikan gagasan, aspirasi, serta pandangan terkait peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah. Ia didampingi Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Riska Agustin, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kobar, Tengku Muhamad Aqil Noor. Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menjadi sinyal kuat dukungan terhadap pemberdayaan dan partisipasi pemuda.

Gelaga santai ini diikuti oleh pemuda-pemuda berprestasi asal Kotawaringin Barat, di antaranya Pemuda Pelopor, Duta Pemuda PPAP, Duta Pemuda PPAN, serta perwakilan seluruh organisasi kepemudaan dan organisasi siswa dari berbagai sekolah di Kobar. Keberagaman latar belakang peserta menciptakan dinamika diskusi yang hidup dan inklusif.

Konsep santai yang diusung menjadikan forum ini berbeda dari pertemuan resmi pada umumnya. Pemuda tidak hanya menjadi pendengar, tetapi terlibat aktif dalam dialog dua arah. Suasana yang cair mendorong peserta lebih berani menyampaikan ide, kritik, dan pandangan secara terbuka.

Berbagai aspirasi mengemuka dalam forum tersebut, mulai dari kebutuhan ruang aktualisasi, pengembangan kapasitas kepemudaan, hingga pentingnya keberlanjutan program yang melibatkan pemuda secara langsung. Forum ini dinilai mampu menjembatani komunikasi antara pemuda dan pemerintah daerah.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya keterlibatan pemuda selama kegiatan berlangsung. Sejumlah peserta menyampaikan harapan agar gelaga santai dapat digelar secara rutin sebagai wadah diskusi, konsolidasi ide, serta penguatan jejaring antarorganisasi kepemudaan di Kobar.

Menurut peserta, keberlanjutan forum seperti ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri, melatih kepemimpinan, dan memperkuat peran pemuda dalam menyikapi berbagai isu sosial di daerah. Ruang dialog yang terbuka dinilai menjadi kunci membangun generasi muda yang kritis dan solutif.

Melalui gelaga santai ini, pemuda Kobar mendorong pemerintah daerah agar terus membuka dan memperluas ruang partisipatif. Diharapkan, kegiatan serupa dapat menjadi agenda berkelanjutan dalam mencetak pemimpin muda yang berdaya saing dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kotawaringin Barat. (SITI AKOBAH/y)