BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun baru secara sederhana dan tidak berlebihan.
Imbauan tersebut disampaikan menyikapi situasi dan kondisi nasional, khususnya keprihatinan dan bentuk empati atas musibah yang menimpa saudara-saudara di Pulau Sumatera, terutama Aceh dan Sumatera Utara.
“Sesuai dengan surat edaran dan himbauan dari pemerintah daerah, dengan situasi kondisi saat ini, keprihatinan yang mendalam terhadap saudara-saudara kita di Pulau Sumatera ya, Aceh, maka kita di Kobar juga nanti melaksanakan doa bersama dan sekaligus ada penggalangan dana,” jelas Bupati, Sabtu, 27 Desember 2025.
Menurut Bupati,dana yang terkumpul dari kegiatan penggalangan tersebut nantinya akan disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera.
“Insyaallah nanti dana yang terkumpul ini akan kita sumbangkan kepada saudara-saudara kita terutama di Pulau Sumatera dan sekitarnya,” jelas Bupati.
Bupati juga menekankan agar kegiatan tutup tahun dirangkai dengan acara yang sederhana dan penuh makna, untuk itulah Pemkab Kobar, memilih untuk tidak menggelar kegiatan yang bersifat euforia berlebihan.
“Imbauan kepada masyarakat, kegiatan tutup tahun ini kita rangkai juga dengan acara yang sederhana saja ya. Tidak usah terlalu eforia,” jelas Bupati.
Walau demikian, lanjut Bupati, Pwmoab Kobar tidak melarang masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun bersama keluarga. Namun, ia berharap perayaan tersebut tetap dilakukan dengan bijak
"Kami tidak terlalu membatasi kegiatan masyarakat dalam merayakan malam pergantian tahun, karena mungkin juga ada keinginan keluarga merayakan dengan keluarga berganti tutup tahun. Tapi khusus untuk Pemkab Kobar, kami tidak melaksanakan kegiatan yang berlebihan,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA//y)









