BORNEONEWS, Kasongan - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Katingan menyampaikan informasi data pengedar narkoba kepada pihak Polres Katingan.
Dalam rilisnya yang dikirimkan ke Borneonews, Selasa (6/12/2016), Ketua KNPI Katingan, Edi Ruswandi menuturkan jika data informasi yang diberikan kepada phak berwajib ini adalah komitmen KNPI yang sebelumnya diminta menyampaikan informasi terkait bandar narkoba yang beroperasi di kabupaten berjuluk Bumi Penyang Hinje Simpei ini.
"Kemarin kita menyampaikan informasi data terkait pengedar narkoba, termasuk carnophen atau zenith ini yang diterima langsung Wakapolres Katingan Kompol OK Azhar dan Kasat Narkoba AKP Gusnawaedi," sebut Ketua KNPI Katingan Edi Ruswandi.
Menurutnya, KNPI konsisten dalam memerangi narkoba di daerah ini. "Yang jelas informasi data pengedar narkoba itu kita dapatkan dari pengurus KNPI yang ada di 13 kecamatan yang ada, mereka dapatkan juga dari masyarakat yang mengetahui langsung di lapangan," sebut Edy, panggilan akrab Ketua KNPI Katingan ini.
Edi mengaku prihatin dengan maraknya peredaran narkoba di daerahnya, terutama jenis Carnophen atau Zenith. Tidak jarang saat razia pihak BNK bersama Pol PP di sejumlah sekolah, selalu ditemukan siswa yang diduga terkontaminasi Zenith itu.
Edi mengaku untuk membantu mencegah penggunaan Zenith ini, KNPI Katingan terus berupaya membuat berbagai kegiatan positif, termasuk turnamen KNPI Cup cabang futsal dan bola volley yang baru saja dilaksanakan.
"Harapan kami dengan adanya kegiatan-kegiatan positif itu para pemuda Katingan bisa terbebas dari pengaruh obat-obatan terlarang ini," imbuh Edi Ruswandi didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi, Bucun.
Kasat Narkoba Polres Katingan AKP Gusnawardi menyambut baik informasi yang disampaikan oleh KNPI Katingan tersebut. "Dari data informasi itu kita selanjutnya akan lakukan penyelidikan lebih lanjut, sebab informasi ini penting dalam kami melakukan tindakan," katanya. (ABDUL GOFUR/m)








