BORNEONEWS, Kapuas - Pelajar SLTA di Kapuas mengikuti Pelatihan Mengelola Majalah Dinding (MADING), di Aula Kantor Bappeda Kuala Kapuas, Selasa (6/12/2016). Kegiatan yang diselenggarakan oleh PWI Kapuas bekerja sama dengan pemerintah daerah itu, dibuka oleh Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat.
Acara ini dihadiri seluruh anggota PWI Kapuas, selain pengurus PWI Kalimantan Tengah, yang bertindak sebagai narasumber. Juga hadir Forkopimda Kapuas, Ketua PWI Kalteng, Sutransyah, Kepala KPD, Kepala Badan Statistik Cabang Kapuas, Ketua PWI Kapuas Sri Hayati, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kapuas Suwarno Muriyat, para undangan beserta pelajar se-kota Kuala Kapuas.
Pelatihan tersebut bertujuan agar siswa mempunyai pemahaman, pengetahuan, kreasi dan inovasi dalam mengembangkan majalah dinding di sekolah masing-masing. Selain itu, dapat dijadikan sebagai media informasi yang sederhana di lingkungan sekolah yang dibuat berdasarkan kaidah jurnalistik.
Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat dalam sambutannya menginformasikan beberapa hal terkait pembangunan di segala bidang di wilayahnya. Khususnya, perekonomian, menurutnya bergerak lebih maju dan mengalami kenaikan yang signifikan.
Selain itu, ia juga menginformasikan tentang program prioritas di Kabupaten Kapuas baik bidang pendidikan maupun kesehatan dan infrastruktur yang akan dibangun sampai ke pelosok-pelosok daerah di Kabupaten Kapuas.
Ben menyampaikan rasa bangganya serta memberikan apresiasi dan terima kasih kepada PWI Kapuas yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurut dia, kegiatan tersebut sangat penting dan berguna bagi siswa untuk mengasah dan mengajarkan mereka menulis dengan baik dan lebih banyak membaca untuk menambah pengetahuan. Karena menurutnya pengetahuan tinggi akan jadi modal dalam menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Saya tidak mau ada anak-anak muda maupun orang dewasa yang jalan-jalan sempoyongan di tepi jalan bahkan di tengah jalan karena mabuk. Saya menghimbau kepada Satpol PP bekerja sama dengan Polres Kapuas untuk melakukan razia,” tekannya.
Ia juga berpesan sesuai dengan instruksi Polres Kapuas, para pelajar dan masyarakat Kapuas ketika mengendarai sepeda motor harus menggunakan helm supaya aman agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. “Saya berpesan kepada anak-anakku sekalian agar belajar dengan baik dan disiplin, pantang menyerah untuk menjadi orang yang sukses,” ucapnya.
Ben meminta untuk menjaga kebhinekaan Indonesia yaitu Bhineka Tunggal Ika dan dengan keberagaman yang ada saling mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Kapuas.
Ia berharap kepada semua pelajar ke depan menjadi orang yang suskes dan menjadi pemimpin masa depan.” Kalian lah pemimpin masa depan, saya doakan ada yang menjadi Bupati, Gubernur bahkan Presiden. Tidak ada yang mustahil apabila kalian belajar dengan gigih,” ucap Ben.
Ketua PWI Kalteng dalam sambutannya mengatakan merupakan hal yang luar biasa PWI Kapuas membantu Program Pemerintah Daerah khususnya dalam bidang informasi dan pendidikan. Sutransyah menghimbau PWI Kapuas terus memprogramkan kegiatan tersebut secara berkesinambungan bekerja sama dengan instansi terkait agar terus memberikan semangat dan motivasi kepada para pelajar.
“PWI harus memberikan kontribusi positif karena saya yakin dan percaya pemerintah daerah akan memberikan dukungan sepanjang kegiatan itu memberikan manfaat dan dampak yang positif,” katanya.
Sebelumnya, Ketua PWI Kapuas, Sri Hayati, dalam laporannya menerangkan sejak tiga tahun terakhir Dewan Pers dan PWI melakukan pembenahan di bidang Jurnalistik baik dalam hal peningkatan mutu pendidikan wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan dan juga mengenalkan dunia jurnalistik melalui pelatihan di kalangan masyarakat umum khususnya pelajar dan mahasiswa.
Kemudian, ia mengungkapkan, Januari 2017 pihaknya akan mengunjungi sekolah-sekolah di daerah hulu, selain memberikan pembekalan juga membagikan bantuan buku tulis untuk sekolah yang membutuhkan.
“Dengan adanya kunjungan ini kami berharap tidak hanya pelajar dikota yang pandai menulis tetapi penyebaran jurnalistik ini sampai ke seluruh kecamatan dengan tujuan memicu kreativitas mereka dan memicu mereka untuk gemar membaca,” ungkapnya. (DJEMMY NAPOLEON/N).








