BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah mengakui masih terdapat sejumlah jabatan kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kobar yang akan segera diisi melalui mekanisme seleksi terbuka atau uji kompetensi.
Hal tersebut disampaikan Bupati usai melantik dan mengambil sumpah 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Aula Sangga Banua Kantor Bupati Kobar, Rabu, 7 Januari 2026.
“Karena kebetulan di struktur organisasi pemerintah kita ini banyak beberapa yang kosong, nah ini harus nanti diseleksi terbuka. Jadi nanti ada uji kompetensi. Dari 11 yang sudah kita persiapkan ini, masih ada 12 jabatan yang akan kita selter,” jelas Bupati.
Menurut Bupati, pengisian jabatan tersebut penting agar roda organisasi pemerintahan daerah dapat berjalan optimal dan tidak mengalami stagnasi, terutama pada OPD yang saat ini masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.).
“Untuk Pelaksana Tugas, insyaallah ini akan kita persiapkan supaya OPD, terutama roda organisasi dan pemerintahan, tidak stagnan dan semuanya bisa berjalan,” jelas Bupati.
Bupati juga menyinggung tantangan yang akan dihadapi pemerintah daerah pada tahun 2026, yang menurutnya tidak hanya berkaitan dengan persoalan anggaran, tetapi juga dampak isu nasional yang harus diantisipasi secara bersama.
“Kalau bicara tantangan 2026, ini juga isu nasional. Tentunya kita harus siap. Pelayanan tetap kita lakukan, kemudian kita optimalkan juga bagaimana sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah kita untuk mendukung pembangunan daerah,” jelas Bupati.
Bupati menegaskan, meskipun pemerintah daerah tidak dapat memuaskan semua pihak, upaya maksimal akan tetap dilakukan untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial masyarakat.
“Kalaupun nanti di dalam perjalanannya kita tidak bisa memuaskan hati semua orang, paling tidak kita sudah berupaya semampu kita, semaksimal mungkin dengan anggaran yang ada, untuk menyelesaikan persoalan-persoalan sosial masyarakat,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/H)









