PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah atau OJK Kalteng menilai stabilitas Sektor Jasa Keuangan atau SJK di Provinsi Kalimantan Tengah tetap terjaga di tengah meningkatnya dinamika perekonomian global.

Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan, diperlukan ekosistem keuangan yang inklusif, sehat, aman, dan terpercaya.

“Peningkatan inklusi keuangan yang merata di seluruh wilayah Kalteng menjadi fondasi penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, sehingga mampu memperkuat daya saing daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,“ kata Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz pada Minggu, 18 Januari 2026.

OJK Kalteng senantiasa memperkuat sinergi dengan Lembaga Jasa Keuangan, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas akses layanan keuangan yang mudah, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Melalui berbagai program stratregis, OJK berkomitmen meningkatkan baik literasi maupun inklusi keuangan, serta memperluas akses keuangan hingga ke pelosok daerah,“ katanya.

Upaya ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan, menjadikan sektor keuangan sebagai motor penggerak ekonomi daerah, serta mendukung kebijakan pembangunan nasional yang berorientasi pada pemerataan dan keberlanjutan. (TESTI PRISCILLA/H)