BORNEONEWS, Kuala Kurun - Kantor Credit Union (CU) Betang Asi di Jalan Brigjen Katampso No. 24  Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengalmi pencurian. Maling membawa kabur uang Rp600 juta dan sejumlah barang.

Kapolres Gumas AKBP Ardiansyah Daulay melalui Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) AKP Keris Aji Wibisono mengatakan, pembobolan di CU Betang Asi Kuala Kurun diketahui setelah ada laporan dari petugas kebersihan CU Betang Asi atas nama Frande Windani, Minggu (11/12/2016) sekitar pukul 08.00 WIB.

"Minggu (11/12/2016) sekitar pukul 07.00 WIB, Saudara Frande Windani menuju le kantor Betang Asi ingin melakukan pembersihan halaman dan ruangan. Namun ia terkejut melihat jendela, tepatnya di ruangan manager telah terbongkar dan terpotong," terang Keris kepada wartawan melalui sambungan telepon seluler, Senin (12/12/2016).

Kemudian, lanjutnya, saksi pun masuk ke dalam ruangan keuangan dan saksi melihat brangkas besar tempat menyimpan uang rusak. Melihat hal tersebut, saksi menelepon Manager CU Betang Asi Kuala Kurun Yepta Diharja dan segera melaporkan kejadian itu ke Polres Gumas.

"Menerima laporan anggota Polres Gunung Mas langsung ke TKP (tempat kejadian perkara) dan melakukan olah TKP," terang dia.

Akibat peristiwa itu CU Betang Asi Kuala Kurun mengalami kerugian uang tunai Rp600 juta, recorder CCTV, air softgun jenis rev milik Manager CU Betang Asi Yepta Diharja.

"Saat ini kami melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi untuk pengungkapan kasus ini," ucap dia.

Dia melanjutkan, dari hasil pemeriksaan sementara kode kunci brangkas hanya dua orang yang mengetahuinya yaitu Kabag Keuangan Merynormawati dan Staf Keuangan Julianson. Kemudian, kerusakan pada teralis jendela ruangan Manager CU Betang Asi dan ruangan tempat brangkas menunjukan bahwa kawanan pembobol mengetahui persis letak penyimpanan uang kas di Kantor CU Betang Asi, mengingat minimnya kerusakan pada bagian lain kantor.

"Recorder CCTV pada Kantor CU Betang Asi turut dibawa oleh kawanan pembobol. Ini menunjukkan bahwa kawanan tersebut sudah termasuk kategori profesional. Sementara petugas jaga di kantor CU Betang Asi tidak langsung menjaga di depan atau didalam kantor, tetapi berada di belakang kantor dengan jarak kurang lebih 15 meter," pungkasnya. (EPRA SENTOSA/m).