PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, memberikan peringatan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga profesionalisme kerja.

Dia menekankan bahwa ibadah puasa di bulan suci Ramadan tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan produktivitas maupun kualitas pelayanan publik. Menurutnya, dedikasi terhadap tugas negara harus tetap menjadi prioritas utama.

Arbert menyampaikan bahwa esensi dari berpuasa adalah melatih disiplin dan kesabaran, yang seharusnya berbanding lurus dengan peningkatan kinerja di kantor.

Ia berharap para pegawai tidak menjadikan rasa lemas atau kantuk sebagai pembenaran untuk datang terlambat atau pulang lebih awal di luar jam kerja yang telah ditentukan.

"Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal dan prima sebagaimana hari-hari biasa," katanya, Jumat, 20 Februari 2026.

Meskipun terdapat penyesuaian jam kerja selama bulan Ramadan, Sekda mengingatkan agar setiap target capaian program kerja tetap terpenuhi tepat waktu.

Penyesuaian waktu tersebut justru diharapkan dapat membuat ritme kerja menjadi lebih efektif dan efisien. Arbert meminta para kepala perangkat daerah untuk melakukan pengawasan melekat terhadap kedisiplinan staf masing-masing agar tidak terjadi kekosongan layanan.

"Puasa bukan penghalang untuk berkarya. Justru di bulan yang penuh berkah ini, setiap pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat dengan tulus akan bernilai ibadah yang berlipat ganda," ujar Arbert.

Ia mendorong ASN untuk mengubah pola pikir bahwa bekerja saat berpuasa adalah sebuah beban, melainkan sebuah bentuk pengabdian yang nyata. (HENDRI/H)