BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali menghadirkan Pasar Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat selama bulan suci. Kegiatan yang digelar di Area Stadion Panunjung Tarung tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Safari Ramadan pemerintah daerah.
Ketua Panitia Pasar Ramadan 2026, Budi Kurniawan, dalam laporannya menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Pasar Ramadan tahun ini merupakan arahan langsung Bupati Kapuas agar lokasi pasar mudah diakses masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Pasar Ramadhan tahun 2026 ini dirancang agar mudah dijangkau masyarakat. Ke depan tidak hanya mengacu pada stadion, tetapi juga akan didorong hadir di beberapa titik lainnya sehingga pedagang memiliki lebih banyak ruang untuk berusaha,” ujarnya.
Budi juga melaporkan bahwa terdapat sekitar 60 lapak pedagang yang berpartisipasi di lokasi tersebut. Seluruh lapak digratiskan hingga akhir Ramadan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah kepada pelaku usaha kecil agar dapat berkembang tanpa terbebani biaya sewa tempat.
Selain itu, panitia mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk berbelanja di Pasar Ramadan guna meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap pendapatan para pedagang selama bulan Ramadan.
Panitia juga mengimbau para pedagang untuk menjaga kebersihan, keindahan, serta fasilitas umum demi kenyamanan bersama. Dengan pengelolaan yang tertib dan bersih, Pasar Ramadan diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi sekaligus ruang mempererat kebersamaan warga Kapuas.
Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap melalui Pasar Ramadan ini, masyarakat dapat merasakan manfaat ekonomi sekaligus menikmati suasana Ramadan yang aman, tertib, dan penuh kebersamaan. (SABRANOOR/y)









