PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Bank Indonesia (BI) menyiapkan layanan penukaran uang yang tersebar di lima titik wilayah strategis di Kalimantan Tengah (Kalteng). 

Wilayah yang menjadi lokasi layanan tersebut adalah Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Lamandau.

Pada hari perdana peluncuran layanan tersebut yang digelar di halaman Kantor BI Kalteng, tercatat 1.000 orang telah mendaftar melalui sistem layanan penukaran uang yang telah disiapkan.

Jumlah tersebut menunjukkan minat yang tinggi dari masyarakat terhadap fasilitas yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan uang kartal dengan pecahan yang sesuai jelang Ramadan.

Untuk menghindari penumpukan massa dan memastikan proses berjalan lancar serta aman, petugas telah mengatur jadwal penukaran secara bergiliran kepada setiap pendaftar. Langkah ini juga dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban selama proses penukaran uang berlangsung.

Kepala Perwakilan BI Kalteng, Yuliansah Andrias, menjelaskan bahwa terdapat batasan kuota untuk setiap orang yang melakukan penukaran. 

"Tiap penukar diberikan kuota maksimal sebesar Rp5,3 juta per orang. Kami menyediakan dalam bentuk paket yang mencakup berbagai pecahan," jelasnya, Sabtu, 21 Februari 2026.

Paket penukaran yang disediakan dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan berbagai denominasi uang kartal, mulai dari uang logam hingga uang kertas dengan nilai yang lebih besar. 

Hal ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan uang dengan pecahan yang sesuai untuk keperluan transaksi sehari-hari maupun persiapan bulan Ramadan.

Selain titik di halaman Kantor BI Kalteng, layanan penukaran uang juga akan segera beroperasi di lima kabupaten yang telah ditentukan. 

"Kami mengimbau masyarakat yang ingin menggunakan layanan ini untuk mendaftar terlebih dahulu dan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan agar proses berjalan dengan tertib," imbaunya. (MARINI/y)