BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Junaidi mengingatkan bahwa pemuda dari suku Dayak Bakumpai harus menjadi garda terdepan dalam mengawal proses pembangunan daerah.
Namun demikian, ia menekankan bahwa peran tersebut tidak boleh membuat mereka melupakan akar budaya Dayak Bakumpai yang menjadi identitas diri serta bagian tak terpisahkan dari khasanah budaya Kalteng.
Pesan ini disampaikan Junaidi dalam kesempatan pertemuan dengan anggota organisasi pemuda Bakumpai Tabela.
Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap eksistensi organisasi yang telah berperan aktif dan progresif dalam menghimpun serta mengembangkan potensi pemuda Bakumpai di wilayah Bumi Tambun Bungai.
Menurutnya, keberadaan organisasi semacam ini sangat penting untuk menjadi wadah berkumpulnya pemuda yang memiliki semangat untuk berkontribusi pada kemajuan daerah.
“Saya sangat bangga melihat semangat adik-adik mahasiswa dan pemuda Bakumpai,” ujar Junaidi, Rabu, 4 Maret 2026.
Ia mengajak para pemuda untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pembelajaran dan berkarya secara produktif.
“Ingat, masa depan Kalimantan Tengah ada di tangan kalian yang tetap menjaga identitas dan persatuan,” tegasnya.
Junaidi menjelaskan bahwa menjaga identitas budaya tidak berarti menutup diri dari perkembangan zaman.
Sebaliknya, pemuda diharapkan mampu mengkombinasikan nilai-nilai budaya luhur dengan pengetahuan dan keterampilan modern untuk menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat.
Hal ini, katanya, akan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah di masa depan.
Melalui kegiatan pertemuan tersebut, Junaidi berharap bahwa hubungan lintas generasi antara tokoh senior dan pemuda Bakumpai dapat terus terjalin erat dan kondusif.
Ia menyatakan bahwa komunikasi yang baik antara kedua generasi akan memastikan bahwa aspirasi serta ide-ide kreatif dari mahasiswa dan pemuda dapat terserap dengan baik dalam proses pembuatan kebijakan.
Keterlibatan pemuda dalam perumusan kebijakan kepemudaan di masa depan, menurutnya, akan membuat kebijakan yang dihasilkan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan aktual pemuda Kalteng.
"Dengan demikian, diharapkan pemuda Bakumpai dapat berkontribusi secara optimal dalam membangun daerah yang maju sekaligus tetap menjaga keaslian budaya yang menjadi sumber kebanggaan bersama," pungkasnya. (PATHUR/H)









