BORNEONEWS, Sampit - Polres Kotawaringin Timur (Kotim) akan melaksakan Operasi Ketupat Telabang 2026 jelang perayaan hari raya Idulfitri 1448 Hijriah. Sebanyak 159 personel akan disiapkan.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mangatakan, Operasi Ketupat Telabang akan dimulai tanggal 13 Maret 2026. Pihaknya akan mendirikan pos pengamanan di sejumlah titik yang ada di Kabupaten Kotim.
"Sebanyak 159 personel yang kita siapkan, untuk menjaga aktifitas masyarakat yang kemungkinan meningkat menjelang lebaran nanti," kata Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain.
kesiapan pengamanan Lebaran tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan berbagai instansi terkait, seperti TNI, pemerintah daerah, serta sejumlah stakeholder lainnya.
Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai dinamika potensi yang terjadi selama momen Lebaran, mulai dari arus mudik, pelaksanaan hari raya, hingga arus balik. Selain itu, aspek keamanan, ketertiban masyarakat, serta kelancaran lalu lintas juga menjadi perhatian utama.
“Beberapa titik kerawanan sudah kita petakan, baik itu rawan kecelakaan lalu lintas, rawan kemacetan maupun potensi gangguan kamtibmas,” jelasnya.
Menurut Resky, pihaknya juga melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Lebaran, termasuk kawasan wisata, bandara, dan pelabuhan.
"Operasi Ketupat Telabang akan berlangsung 13 hari. Tetapi tidak menutup kemungkinan diperpanjang, menyesuaikan situasi dan kondisi yang terjadi," tutup Kapolres Kotim. (BUDDI RAHMAT H/y)









