BORNEONEWS, Kapuas - Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat bersyukur dan bahagia warganya meski berbeda-beda suku, agama dan ras, tetapi selalu hidup rukun dan damai. Bupati mengungkapkan hal itu, dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriyah, di Masjid Agung Al Mukarram Amanah, kemarin. Kegiatan itu dihadiri Forkopimda Kapuas, Kepala Kemenag, para tokoh agama, masyarakat dari berbagai kalangan.

"Saya bersyukur karena masih bisa berkumpul bersama dalam peringatan maulid Nabi Muhammad SAW dalam suasana kekeluargaan. Selama bertugas di Kapuas saya bahagia dan bangga karena masyarakat, walaupun berbeda-beda tapi selalu hidup rukun dan damai,” ungkap Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat dalam sambutannya.

Ben berharap situasi seperti seperti itu selalu dijaga agar senantiasa hidup dalam kerukunan, kedamaian dan kebersamaan serta menjaga selalu Bhinneka Tunggal Ika. “Mari kita bersama-sama bergandengan tangan untuk membangun Kabupaten Kapuas ke arah yang lebih baik dan maju lagi.”

Acara diisi dengan tausiah dari Ustaz H M Alghifari dari Palangka Raya mengenai cerita hidup Nabi Muhammad SAW. Semasa hidup Rasulullah, kata dia, pernah berwasiat kepada sahabat untuk dapat disampaikan kepada sahabat-sahabat yang lain. Ada 3 wasiat yang disampaikan Rasulullah. Yaitu, tinggalkan yang haram, jauhi yang haram jika mampu maka engkau menjadi orang yang paling dekat dengan Allah.

"Berbuat baik kepada tetanggamu maka sempurnalah imanmu dan Ridhalah kamu atas apa yang sudah diberikan Allah kepadamu maka jadi orang terkayalah kamu,” terangnya. (DJEMMY NAPOLEON/N).