BORNEONEWS, Palangka Raya – Mendekati momen Lebaran yang menjadi tradisi mudik bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, Polresta Palangka Raya mengeluarkan imbauan penting terkait penggunaan media sosial.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, menjelaskan alasan pentingnya peringatan ini.
"Selama Lebaran, banyak rumah yang ditinggalkan karena penghuninya melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Informasi tentang rumah kosong yang dibagikan secara sembarangan di media sosial bisa menjadi target empuk bagi pelaku kejahatan yang mengincar harta benda atau melakukan tindakan merusak," ujarnya, Rabu, 18 Maret 2026.
Lanjutnya adapun tiga poin utama yang harus diperhatikan warga. Pertama, hindari posting informasi keberangkatan mudik secara real-time atau menjelang berangkat. Bagian kedua menyatakan larangan bagi warga untuk membagikan lokasi rumah secara detail, termasuk koordinat atau deskripsi yang dapat mengarah langsung ke alamat tempat tinggal.
Langkah ini diambil untuk mencegah pihak tidak bertanggung jawab mengetahui posisi rumah yang akan ditinggalkan.
Poin ketiga yang disampaikan adalah anjuran bagi warga untuk membagikan foto liburan atau aktivitas mudik setelah kembali ke rumah.
"Sebaiknya foto-foto perjalanan atau momen berkumpul dengan keluarga hanya dibagikan setelah Anda sudah kembali dan rumah kembali terawat dengan baik. Hal ini akan meminimalkan risiko karena pelaku tidak akan mengetahui kapan rumah Anda benar-benar kosong," jelas Kombes Pol Dedy Supriadi.
Selain imbauan terkait media sosial, Polresta Palangka Raya juga menyiapkan langkah-langkah preventif lainnya.
Polresta Palangka Raya akan meningkatkan patroli di berbagai wilayah, terutama di daerah pemukiman yang berpotensi banyak ditinggalkan warga. Pihak kepolisian juga mengajak warga untuk saling mengawasi tetangga dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan ke pos polisi terdekat atau melalui nomor darurat yang telah disediakan.
Kombes Pol Dedy Supriadi berharap imbauan ini dapat diterima dengan baik dan diikuti oleh seluruh masyarakat.
"Kami menginginkan momen Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, damai, dan penuh kebahagiaan bagi semua orang. Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat adalah kunci utama untuk menciptakan keamanan yang optimal, termasuk dengan bijak menggunakan media sosial yang tidak memberikan celah bagi pelaku kejahatan," pungkasnya. (PATHUR/H)









