BORNEONEWS, Palangka Raya - Upaya mendorong percepatan literasi dan inklusi keuangan syariah terus digencarkan di daerah. Di Kabupaten Barito Utara, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, serta PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Banjarmasin menggelar edukasi keuangan melalui program SICANTIKS (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat A Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Utara, dengan menyasar kelompok perempuan sebagai peserta utama.
Asisten Direktur Senior OJK Kalteng, Andrianto Suhada, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan SICANTIKS di Kabupaten Barito Utara menjadi semakin relevan mengingat perempuan masih menghadapi tantangan dalam literasi dan inklusi keuangan.
"Program ini menjadi bagian dari strategi kolaboratif dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap sistem keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan," kata Andrianto pada Selasa, 21 April 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Barito Utara yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Barito Utara. Selain itu, turut hadir perwakilan Kepala OJK Kalteng melalui Asisten Direktur Senior, Manajer Fungsi Data, Statistik, dan Ekonomi Keuangan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, serta Priority Banking Manager BSI Area Banjarmasin.
"Peserta yang dilibatkan dalam kegiatan ini berasal dari Persatuan Istri Anggota Polri (Bhayangkari) serta pelaku UMKM perempuan," jelas Andrianto lagi.
Kehadiran mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam meningkatkan pemahaman keuangan di lingkungan keluarga maupun komunitas usaha.
"Melalui program SICANTIKS, peserta dibekali pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, pengenalan produk dan layanan jasa keuangan syariah, hingga pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai modus aktivitas keuangan ilegal yang kian marak," bebernya.
Sinergi lintas lembaga ini diharapkan mampu memperkuat peran perempuan dalam pengelolaan ekonomi keluarga dan usaha. Dengan literasi yang meningkat, perempuan di Barito Utara diharapkan tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga penggerak dalam pemanfaatan layanan keuangan syariah secara bijak dan produktif. (TESTI PRISCILLA/y)









