PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah menekankan pentingnya upaya penguatan ekonomi desa sebagai kunci utama kemajuan daerah.

Menurutnya, pembangunan di tingkat desa harus menjadi prioritas agar kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok wilayah.

Salah satu strategi utama yang digarisbawahi adalah optimalisasi potensi lokal yang dimiliki oleh setiap desa. Setiap wilayah memiliki kekayaan alam, budaya, dan hasil bumi yang unik, sehingga perlu dikelola dan dikembangkan menjadi produk unggulan yang memiliki nilai jual tinggi.

"Dengan memaksimalkan potensi lokal, desa tidak hanya akan mandiri secara ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi warganya," katanya, Senin, 27 April 2026.

Hal ini sekaligus menjadi solusi untuk mengurangi angka pengangguran dan mencegah urbanisasi yang tidak terkendali ke kota besar.

Selain pengelolaan sumber daya alam, transformasi melalui digitalisasi juga dinilai sangat krusial di era modern ini. Pemerintah desa dan masyarakat didorong untuk mulai melek teknologi guna memperluas jangkauan pasar dan mempermudah akses informasi.

Pemanfaatan platform digital dapat menjadi jembatan penghubung antara produk desa dengan pasar yang lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional. Digitalisasi juga berperan penting dalam mempercepat pelayanan publik dan transparansi pengelolaan dana desa agar lebih akuntabel.

Legislator ini berharap, sinergi antara penguatan potensi lokal dan adopsi teknologi digital dapat berjalan beriringan.

"Dengan demikian, desa-desa di Kalimantan Tengah akan semakin maju, mandiri, dan sejahtera sesuai dengan harapan bersama," pungkasnya. (PATHUR/H)