BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka pengawasan internal sekaligus memastikan seluruh personelnya bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, Polresta Palangka Raya melaksanakan kegiatan pengecekan urine.
Kegiatan ini ditujukan bagi seluruh anggota yang bertugas di Polsek Sebangau dan Polsek Pahandut, berlangsung di Ruang Satuan Reserse Narkoba pada Rabu, 28 April 2026.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan Profesi dan Keamanan (Kasi Propam) Polresta Palangka Raya, Iptu Priyoko yang, yang didampingi oleh anggota Provos dan Bagian Pembinaan Mental dan Disiplin.
Seluruh rangkaian proses diawasi dengan ketat agar setiap tahapan berjalan sesuai prosedur, ketentuan yang berlaku, serta dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pemeriksaan dilakukan oleh petugas yang berwenang, yakni Pengatur Muhlisin selaku Kepala Sub Bagian Dokter Kepolisian bersama Brigpol Rendy dari Seksi Kesehatan Kepolisian.
Proses pengujian menggunakan perangkat One Step Test Device, yaitu alat pemeriksa urine yang hasilnya dapat diketahui secara langsung, sehingga menjamin kecepatan dan keakuratan hasil pemeriksaan.
"Pengecekan dilaksanakan secara menyeluruh dan merata kepada setiap personel yang hadir, tanpa terkecuali," ungkap Iptu Priyoko.
Hal ini menjadi bentuk keseriusan pihak kepolisian untuk memastikan tidak ada satu pun anggotanya yang terlibat dalam perbuatan terlarang, baik sebagai pemakai maupun pihak yang terlibat dalam peredaran barang terlarang tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, dinyatakan bahwa seluruh personel yang mengikuti tes menunjukkan hasil negatif atau tidak mengandung zat-zat narkotika dan obat-obatan terlarang.
Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa jajaran kepolisian setempat memiliki komitmen yang kuat dalam menjaga integritas diri serta memelihara profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Palangka Raya, AKP Yonika Winner Te’dang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan sekaligus langkah pencegahan.
“Kami ingin memastikan tidak ada anggota yang terlibat, baik sebagai pengguna maupun pengedar, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri tetap terjaga,” tegasnya.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala agar citra dan kepercayaan publik terhadap lembaga kepolisian senantiasa terpelihara dengan baik. (PATHUR/Y)









