KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sejumlah informasi warga terkait dugaan aktivitas mencurigakan menggunakan mobil pick up box berwarna putih di wilayah Kuala Kapuas kini menjadi perhatian warga. Informasi yang beredar beberapa hari terakhir menyebutkan adanya dugaan percobaan menyasar kendaraan bermotor di dua titik permukiman berbeda.

Informasi awal datang dari warga berinisial DM yang berdomisili di Jalan Cilik Riwut, Gang Handel, Jalan Semangat Baru, Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kuala Kapuas. Ia melaporkan kejadian yang dialaminya pada 22 April 2026 lalu sekitar pukul 23.00 WIB.

DM menceritakan bahwa saat itu sebuah mobil pick up box putih datang dan berhenti di depan rumahnya dengan kondisi lampu utama dimatikan. Mobil tersebut kemudian bergerak mendekati area parkir kendaraan miliknya.

“Mobil pelaku berada di depan mobil saya, lalu mendekat ke arah rumah dengan lampu sein, kemudian semua lampu dimatikan. Posisi sangat dekat dengan motor saya yang terparkir di depan rumah,” ungkap DM kepada Borneonews, Selasa, 27 April 2026.

Ia menambahkan, kondisi mobil saat itu masih menyala namun terlihat mencurigakan karena posisinya menutupi akses pandangan ke arah halaman rumah. Bahkan sempat terlihat pintu samping kendaraan terbuka mengarah ke area motor.

Menurut DM, ketika ia keluar rumah untuk memastikan keadaan, kendaraan tersebut langsung menutup pintu dan melarikan diri dengan kecepatan tinggi. “Saat saya keluar, mereka langsung kabur seperti panik,” ungkapnya.

DM juga menyebut bahwa kejadian tersebut terjadi dalam kondisi halaman rumah yang minim penerangan, sehingga tidak dapat dipastikan adanya tindakan pengambilan barang, namun pola pergerakan kendaraan dinilainya sangat mencurigakan.

Sementara itu, informasi terbaru datang dari Reymundo, warga Jalan Sumatera, Kuala Kapuas, yang melaporkan kejadian serupa terjadi di lingkungannya pada Kamis sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Reymundo menyebutkan bahwa pada kejadian tersebut, sebuah mobil pick up box putih terlihat parkir di sekitar rumah warga dan sempat berkeliling di area depan maupun belakang rumah.

“Mereka sempat berkeliaran di depan dan belakang rumah, lalu pergi. Setelah sekitar setengah jam, kembali lagi dan akhirnya kabur setelah ada notifikasi suara dari CCTV,” ujar Reymundo.

Ia juga menuturkan bahwa kejadian serupa kembali terulang pada malam Minggu sekitar pukul 01.00 WIB, ketika mobil pick up box yang diduga sama kembali terlihat di sekitar rumahnya. Namun, tidak terjadi interaksi langsung karena kendaraan tersebut segera meninggalkan lokasi.

Reymundo menambahkan bahwa dirinya sempat keluar rumah untuk memastikan situasi, namun kendaraan tersebut langsung menjauh setelah melihat aktivitas di sekitar rumah. Ia juga menyebut terdapat sekitar tiga orang di dalam kendaraan yang diduga terlibat.

Dari dua laporan tersebut, warga menduga adanya pola yang mirip yakni penggunaan mobil pick up box putih dengan aktivitas pada jam-jam rawan dini hari serta gerak-gerik yang dinilai tidak wajar di sekitar permukiman.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kehilangan resmi yang masuk ke pihak kepolisian. Peristiwa tersebut masih berada pada tahap dugaan dan kewaspadaan warga terhadap potensi tindak kejahatan. (SABRIANOOR/H)