BORNEONEWS, Palangka Raya – Fenomena antrean panjang kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) masih terus berlanjut di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palangka Raya, Sabtu, 9 Mei 2026.
Salah satunya terlihat jelas di SPBU Jalan Soekarno, di mana barisan kendaraan sudah mengular panjang jauh sebelum gerai operasional dibuka.
Berdasarkan pantauan langsung Borneonews di lokasi, hingga pukul 05.55 WIB, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat sudah terlihat padat dan memanjang.
Warga rela datang sejak dini hari demi mendapatkan jatah pengisian, khawatir jika datang lebih siang harus menunggu waktu jauh lebih lama atau kehabisan stok.
Nur, salah satu pengendara sepeda motor yang sudah berada di barisan depan, mengaku telah tiba dan mulai mengantre sejak pukul 05.00 WIB pagi.
Ia sengaja berangkat lebih awal agar bisa mendapatkan posisi terdepan dan segera mendapatkan BBM tanpa harus menunggu berjam-jam.
“Saya takut lama mengantre kalau datang siang, makanya sudah ada di sini dari jam 5 pagi tadi,” ungkap Nur singkat saat ditemui di lokasi antrean.
Kondisi yang sama juga dialami Supri, pengemudi kendaraan roda empat. Ia bahkan sudah berada di lokasi sejak pukul 04.20 WIB atau tepat usai melaksanakan ibadah salat Subuh.
Supri bercerita sempat melaksanakan salat Subuh di Masjid Kubah Kecubung Darurrahman, lalu langsung bergabung ke antrean demi memastikan kebutuhan bahan bakarnya terpenuhi.
“Saya berencana akan bepergian ke luar kota, makanya saya mengantre sejak pagi sekali. Saya berharap nanti pukul 08.00 pagi tangki kendaraan saya sudah terisi penuh dan siap berangkat,” ujar Supri.
Berdasarkan catatan dan pantauan Borneonews, hari ini merupakan hari ketiga berturut-turut antrean panjang terjadi di berbagai titik SPBU se-Kota Palangka Raya.
Hingga saat ini, warga masih harus bersabar menunggu dan berjuang demi mendapatkan pasokan BBM. (PATHUR/H)









