BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa'i melantik dan mengambil sumpah janji enam pejabat manajerial serta satu lurah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Rabu, 13 Mei 2026.
Berbeda dengan pelantikan pada umumnya yang digelar di dalam gedung, prosesi kali ini dilaksanakan di halaman Pasar Patanak Eks Terminal Eka Panende. Pelantikan sederhana tersebut sengaja digelar di tengah masyarakat agar para pejabat lebih dikenal warga.
Rifa'i mengatakan, dirinya bersama Wakil Bupati ingin menghadirkan suasana pelantikan yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami kepala daerah beserta Pak Wakil melaksanakan pelantikan kepala OPD, ada enam dan satu lurah. Memang pelantikannya sederhana di pasar, tapi saya ingin membawa pesan yang tidak tertulis. Saya ingin masyarakat itu kenal dengan para pejabatnya,” kata Rifa'i.
Menurutnya, pejabat pemerintah tidak hanya dikenal dari nama maupun jabatan, tetapi juga harus hadir langsung di tengah masyarakat yang dipimpin dan dilayani.
“Jangan hanya tahu namanya, tapi harus kenal dengan para pejabatnya. Saya juga mengundang semua kepala OPD hadir di pelantikan ini supaya mereka bisa berbaur dengan masyarakat,” ujar Rifa'i.
Ia menegaskan, pelantikan tidak harus dilaksanakan di tempat mewah, melainkan lebih penting menghadirkan pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat.
“Kita tidak bicara tempat yang mewah, tapi bagaimana kita bisa hadir di tengah masyarakat yang kita pimpin dan bina selama ini,” tambahnya.
Rifa'i juga berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menunjukkan loyalitas dan kinerja terbaik, khususnya dalam pelayanan publik. Menurutnya, para pejabat tersebut memimpin OPD teknis yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.
“Saya berharap mereka benar-benar bisa melayani dan mengayomi masyarakat Pulang Pisau. Ini baru pertama di masa pemerintahan Rifa'i-Jayadi, jadi jangan sampai mengecewakan kami,” tegasnya.
Ke depan, ia berharap konsep pelantikan yang lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat dapat kembali dilaksanakan di berbagai titik agar masyarakat lebih mengenal pejabat di lingkungan pemerintah daerah. (RETHA/H)









