BORNEONEWS, Sampit – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Timur menunjukkan komitmennya dalam mempercepat cakupan kepemilikan dokumen kependudukan bagi pemula.
"Kami melakukan jemput bola selain ke kecamatan juga di sekolah-sekolah. Seperti kemarin di SMAN 2 Sampit dan SMKN 2 Sampit," kata Kepala Disdukcapil Kotim, Wiyono, Selasa, 19 Mei 2026.
Tim pelayanan jemput bola Disdukcapil menyambangi SMAN 2 Sampit untuk melaksanakan perekaman KTP elektronik sekaligus aktivitas Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi para siswa.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menyasar siswa-siswi yang telah memasuki usia 17 tahun atau lebih, sebagai tanda mereka dapat memiliki dokumen administrasi kependudukan yang sah dan resmi.
“Pelayanan perekaman KTP elektronik di sekolah ini kami tujukan bagi para siswa yang sudah menginjak usia 17 tahun, agar mereka memiliki dokumen kependudukan sejak dini,” ujarnya.
Selain proses perekaman biometrik untuk KTP elektronik, siswa juga dibimbing langsung untuk mengakses dan menggunakan aktivitas IKD di ponsel masing-masing, guna mempermudah akses layanan publik di masa depan.
Langkah jemput bola ini merupakan bagian dari strategi Disdukcapil Kotim untuk mencapai target cakupan IKD tahun 2026 secara efektif dan menyeluruh. Diketahui belum lama ini capaian IKD baru 30 persen lebih dari target pemerintah sebesar 17 persen dari jumlah penduduk.
Kegiatan ini merupakan upaya kami dalam mempercepat pemenuhan target IKD pada tahun ini, sekaligus memberikan kemudahan bagi generasi muda memiliki identitas yang lengkap dan aman,” tegasnya.
Dengan pendekatan langsung ke sekolah-sekolah, Disdukcapil berharap dapat menekan angka warga yang belum memiliki dokumen kependudukan sehingga akses ke layanan dasar negara dapat terpenuhi dengan baik. (DEVIANA/H)









