BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mendorong generasi muda di Kota Cantik untuk lebih jeli dalam melihat berbagai peluang usaha baru.

Langkah ini dinilai penting agar para pemuda tidak hanya berfokus menjadi pencari kerja (job seeker) setelah menyelesaikan pendidikan, melainkan mampu bertransformasi menjadi penyedia lapangan kerja (job creator) bagi masyarakat luas.

Pernyataan tersebut disampaikan Fairid sebagai bentuk motivasi menyikapi perkembangan ekonomi digital dan kreatif yang kian pesat.

Menurutnya, generasi muda memiliki keunggulan berupa kreativitas tanpa batas dan penguasaan teknologi yang mumpuni.

"Modalitas sosial dan intelektual ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk menciptakan inovasi bisnis yang segar dan relevan dengan kebutuhan pasar saat ini," katanya, Rabu, 20 Mei 2026.

Lebih lanjut, Fairid menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen penuh dalam mendukung iklim wirausaha yang kondusif bagi para pemuda.

Melalui berbagai program pelatihan keterampilan, kemudahan perizinan usaha, hingga fasilitasi pelaku UMKM, pemerintah berupaya memberikan ruang seluas-luasnya agar ide-ide bisnis kreatif generasi muda dapat terealisasi dan berkembang.

Ia juga menekankan bahwa menjadi seorang pengusaha tidak selalu harus dimulai dengan modal yang besar.

Hal terpenting yang dibutuhkan di era modern ini adalah keberanian untuk memulai, konsistensi, serta kemampuan membaca tren dan masalah di lingkungan sekitar untuk dihadirkan solusinya melalui produk atau jasa yang bernilai ekonomis.

Di sisi lain, perubahan pola pikir (mindset) dari pekerja menjadi pemberi kerja di kalangan pemuda diyakini akan membawa dampak domino yang positif bagi perekonomian daerah.

Dengan lahirnya wirausahawan baru, angka pengangguran di Kota Palangka Raya dapat ditekan secara signifikan, sekaligus membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (HENDRI/H)