PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat melalui edukasi strategi perencanaan keuangan dalam kegiatan Kick Off Bulan Literasi Keuangan dan Launching Program Ekosistem Pusat Inklusif Keuangan Syariah atau EPIKS Tahun 2026 di Kota Palangka Raya.

Dalam pemaparannya, Analis Grup Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah OJK, Asadulloh Sefnado menekankan pentingnya masyarakat memahami kondisi keuangan pribadi sebagai langkah awal mengatur keuangan secara sehat.

“Perencanaan keuangan dimulai dari mengenali kondisi keuangan sendiri, termasuk mencatat pemasukan dan pengeluaran setiap bulan,” ujarnya dalam kegiatan edukasi tersebut pada Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menjelaskan, masyarakat perlu memprioritaskan kebutuhan utama dibandingkan pengeluaran yang bersifat keinginan agar kondisi keuangan tetap stabil.

Menurut Asadulloh, salah satu langkah penting dalam pengelolaan keuangan adalah membuat daftar tabungan dan aset yang dimiliki, seperti rumah, toko maupun perhiasan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui nilai kekayaan serta potensi aset yang dapat dimanfaatkan di masa depan.

Selain itu, ia mengingatkan agar masyarakat memastikan jumlah harta yang dimiliki lebih besar dibandingkan total utang atau kewajiban pembiayaan.

“Jangan sampai pengeluaran lebih besar dari kemampuan finansial. Pengelolaan utang harus diperhatikan agar kondisi keuangan tetap sehat,” katanya.

Dalam materi yang disampaikan, OJK juga mengedukasi masyarakat mengenai perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan dinilai sebagai sesuatu yang penting dan harus dipenuhi, seperti makanan, minuman dan tempat tinggal. Sementara keinginan merupakan hal yang tidak mendesak dan masih dapat ditunda.

Asadulloh berharap edukasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan serta mendorong kebiasaan menabung dan berinvestasi secara aman.

“Literasi keuangan yang baik akan membantu masyarakat mengambil keputusan finansial yang tepat demi kesejahteraan jangka panjang,” tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)