PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya memastikan ketersediaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan sehat. Pemeriksaan kesehatan hewan kurban juga terus dilakukan untuk memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, Sugiyanto, mengatakan pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat memenuhi syarat kesehatan dan kelayakan.

“Pada intinya pemerintah daerah punya kewenangan untuk memberi jaminan kepada masyarakat tentang kesehatan hewan,” kata Sugiyanto pada Jumat, 22 Mei 2026.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Kota Palangka Raya telah dimulai sejak 14 Mei 2026 dan masih terus berlangsung hingga saat ini.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 1.615 ekor sapi telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter hewan dan petugas lapangan. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring masuknya hewan kurban dari sejumlah daerah pemasok.

“Data sampai hari ini, sapi yang telah diperiksa sebanyak 1.615 ekor dan masih ada kemungkinan penambahan,” katanya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.613 ekor dinyatakan layak dan sehat untuk dijadikan hewan kurban. Sementara dua ekor sapi lainnya tidak memenuhi syarat karena mengalami kelainan fisik berupa monorchidism atau hanya memiliki satu testis.

“Kondisi saat ini 1.613 dinyatakan layak dan sehat. Sementara dua itu tidak memenuhi syarat karena kurang sempurna, yakni kondisi monorchidism atau hanya memiliki satu testis,” jelas Sugiyanto.

Selain memastikan kesehatan hewan, DPKP juga menghitung kecukupan stok hewan kurban untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Palangka Raya pada Iduladha tahun ini.

Sugiyanto menyebutkan, jumlah kebutuhan hewan kurban di Kota Palangka Raya tahun lalu mencapai 1.204 ekor sapi. Sementara tren permintaan setiap tahun diperkirakan meningkat sekitar 5 hingga 10 persen.

“Kalau dihitung dengan kenaikan sekitar 5 sampai 10 persen, kebutuhan tahun ini kira-kira 1.324 ekor. Artinya stok yang tersedia saat ini dinyatakan aman,” pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/y)