PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan pelajar melalui Kick Off Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan launching Program Ekosistem Pusat Inklusif Keuangan Syariah atau EPIKS.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Hasanka Boarding School, Palangka Raya tersebut diikuti sekitar 400 peserta yang terdiri atas pelajar SD, SMP, SMA hingga guru dan pegawai sekolah.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan syariah sejak usia dini.

“Melalui Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2026 dan peluncuran Program EPIKS ini, kami ingin memperkuat pemahaman pelajar mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sekaligus mengenalkan layanan keuangan syariah yang aman, inklusif, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Primandanu dalam rilisnya pada Jumat, 22 Mei 2026.

Ia menjelaskan, OJK bersama para pemangku kepentingan terus mendorong terciptanya ekosistem keuangan syariah yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.

"Pelajar menjadi salah satu sasaran strategis dalam program literasi keuangan karena generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam membentuk budaya pengelolaan keuangan yang sehat di masa depan," katanya lagi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai keuangan syariah yang dikemas secara interaktif. Selain itu dilakukan penyerahan simbolis kartu digital pelajar yang diharapkan dapat mempermudah layanan transaksi keuangan di lingkungan sekolah.

Program kartu digital pelajar itu juga menjadi salah satu langkah mendukung digitalisasi transaksi keuangan sekaligus memperluas akses layanan perbankan syariah bagi pelajar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Hasanka Palangka Raya, Pemimpin KCP Palangka Raya 1 PT Bank Syariah Indonesia, Retail & Transaction Business Manager PT Bank Syariah Indonesia Area Banjarmasin, perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, serta jajaran OJK Provinsi Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/y)