LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Aksi pencurian yang terjadi di Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, baru-baru ini membuat warga resah. Dalam satu malam, sedikitnya tiga rumah warga dilaporkan menjadi sasaran pelaku pencurian di wilayah tersebut.

Camat Sematu Jaya, Purwanto, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterima dari warga, peristiwa itu terjadi di tiga lokasi berbeda pada malam yang sama.

“Memang ada laporan dari masyarakat terkait pencurian di tiga rumah dalam satu malam. Salah satu korban kehilangan uang, perhiasan, dan dokumen penting, sementara dua rumah lainnya juga mengalami kehilangan uang,” ujar Purwanto.

Ia menjelaskan, para penghuni rumah saat kejadian sedang tertidur sehingga tidak mengetahui adanya aksi pencurian yang berlangsung. Dari tiga kasus tersebut, baru satu korban yang telah membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian.

Salah satu kejadian dilaporkan terjadi di Desa Jangkar Prima RT 011/RW 004. Korban baru menyadari kehilangan setelah bangun tidur dan mendapati tas berisi barang berharga sudah tidak ada di tempat semula.

Adapun barang yang hilang antara lain perhiasan emas, uang tunai, serta dokumen penting seperti KTP, NPWP, kartu BPJS, dan kartu ATM. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut setelah memastikan kondisi rumah bersama anggota keluarga.

Saat dilakukan pengecekan, rumah korban diketahui dalam keadaan terkunci. Namun, jendela dapur ditemukan terbuka. Kondisi ini memunculkan berbagai dugaan di tengah masyarakat, meski hingga kini belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih sebatas informasi yang beredar.

Menanggapi kejadian tersebut, Camat Sematu Jaya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperketat keamanan lingkungan. Ia meminta warga memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum beristirahat, menggunakan kunci tambahan, serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan. (NATALIA KRISTIN/y)