TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur M Yamin berharap ratusan mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Barito Timur mampu membantu menggali potensi sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa.

Yamin mengatakan kehadiran mahasiswa di desa tidak hanya sebatas menjalankan program akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan daerah melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.

"Tahun ini ada 315 mahasiswa UPR yang akan melaksanakan KKN di 21 desa di Barito Timur. Kami berharap mereka dapat melihat langsung kondisi masyarakat, mengidentifikasi potensi yang ada, kemudian menghadirkan program yang bermanfaat dan sesuai kebutuhan desa," ujarnya, Rabu, 17 Juni 2026.

Menurut Bupati, mahasiswa memiliki bekal ilmu pengetahuan dan wawasan yang dapat membantu masyarakat dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pengembangan potensi lokal hingga peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.

Ia menilai program KKN menjadi momentum bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus mengabdikan diri kepada masyarakat. Sebaliknya, desa-desa yang menjadi lokasi KKN juga dapat memperoleh manfaat dari berbagai gagasan dan inovasi yang dibawa para peserta.

Yamin menjelaskan, sebanyak 315 mahasiswa akan didampingi 21 dosen pembimbing lapangan dan ditempatkan di 21 desa yang tersebar di Kabupaten Barito Timur. Mereka dijadwalkan melaksanakan KKN selama satu bulan, mulai 18 Juli hingga 18 Agustus 2026.

Bupati juga mengingatkan para mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat serta menghormati adat istiadat dan budaya setempat selama menjalankan kegiatan di desa.

"Saya berpesan agar mahasiswa menjaga etika, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pemerintah desa serta menjaga nama baik Universitas Palangka Raya selama berada di Barito Timur," ujarnya.

Lebih lanjut, Yamin mengatakan sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, Pemkab Barito Timur menyambut baik pelaksanaan KKN UPR yang dinilai dapat memperkuat keterlibatan generasi muda dalam pembangunan desa.

"Kami ingin mahasiswa tidak hanya datang menjalankan program, tetapi juga mampu meninggalkan manfaat yang dirasakan masyarakat. Dengan begitu, KKN benar-benar menjadi sarana pembelajaran sekaligus pengabdian yang berdampak," katanya.

Program KKN UPR di Barito Timur tahun 2026 melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu yang diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung pembangunan desa dan mewujudkan visi Barito Timur SEGAH, yakni Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah dan Harmonis. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)