PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM memanfaatkan akses pembiayaan dari lembaga keuangan formal guna mendukung pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Kepala OJK Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, mengatakan sektor UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah sehingga perlu didukung melalui akses permodalan yang memadai dan terjangkau.

"Saat ini berbagai lembaga jasa keuangan telah menyediakan beragam produk pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha," kata Primandanu pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Karena itu, lanjutnya, UMKM diharapkan semakin aktif membangun hubungan dengan perbankan maupun lembaga pembiayaan resmi.

Primandanu menjelaskan bahwa selain permodalan, pelaku UMKM juga perlu meningkatkan kapasitas usaha, termasuk dalam pengelolaan keuangan dan penyusunan administrasi yang baik. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung kemudahan memperoleh pembiayaan.

"Untuk memperluas inklusi keuangan, OJK bersama pemangku kepentingan lainnya terus melaksanakan kegiatan edukasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah," terangnya.

Ia berharap semakin banyak UMKM yang naik kelas melalui pemanfaatan layanan keuangan formal. Dengan demikian, sektor usaha rakyat dapat berkembang lebih kuat dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (TESTI PRISCILLA/y)