KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Bupati Kapuas, M. Wiyatno menyebut sejumlah ruang publik di Kuala Kapuas berpotensi dimanfaatkan sebagai lokasi usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas ruang usaha melalui pemanfaatan fasilitas publik.

Wiyatno mengatakan saat ini telah tersedia sejumlah lokasi yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan UMKM, di antaranya kawasan Simpang Adipura, area parkir Masjid At-Taqwa, taman kota, halaman Dinas Pendidikan, hingga kawasan Dinas Perdagangan yang kini telah ramai dikunjungi masyarakat setiap malam.

Ia juga mengungkapkan bahwa setelah pembangunan Waterfront City selesai, kawasan tersebut akan menyediakan lebih banyak ruang bagi pelaku UMKM, khususnya generasi muda yang bergerak di sektor ekonomi kreatif. 

Pemerintah juga berencana melakukan pelebaran jalan di kawasan GOR Panunjung Tarung agar area UMKM dapat terhubung hingga Jalan Jawa. Pada perubahan anggaran tahun ini, pemerintah turut merencanakan pembangunan Taman Adhyaksa di sudut Jalan Keruing dan Jalan Jawa sebagai bagian dari penataan kawasan kota.

Selain itu, kawasan Taman Raja Bunu juga direncanakan dikembangkan sebagai lokasi usaha berbasis kontainer sehingga dapat menjadi tempat berkumpul masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi kreatif.

"Kita ingin ruang-ruang publik di Kabupaten Kapuas benar-benar hidup dan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Semakin banyak tempat usaha yang tersedia, semakin besar pula peluang masyarakat untuk meningkatkan pendapatan," ujar Wiyatno.

Bupati juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah memanfaatkan halaman kantor yang memungkinkan untuk dijadikan lokasi kegiatan UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuhnya ruang usaha baru bagi masyarakat.

"Saya berharap halaman-halaman kantor pemerintah yang memungkinkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan UMKM. Semakin banyak ruang usaha yang tersedia, semakin hidup perekonomian masyarakat dan semakin banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan," katanya. (SABRIANOOR/H)