BORNEO NEWS, Kapuas - Penaikan ayam potong berdampak terhadap usaha warung makan di Kuala Kapuas. Para pelaku usaha kuliner itu kebingungan memator harga untuk konsumen, terutama yang membeli lauk ayam.
"Terus terang kami sangat kesulitan mematok harga menu kepada pelanggan terkait penaikan harga ayam potong," kata Isnan, pemilik rumah makan Borneo, Minggu (8/1/2017).
Isnan mengkawatikan jika terpaksa menaikan harga menu makanan, akan membuat pelanggan lari. Biasanya, satu porsi ayam goreng dijualnya sebesar Rp12.000.
"Kalau kami menaikkan harga menunya, takutnya tidak ada yang makan di sini lagi," kata dia.
Ia berharap kondisi seperti ini segera diatasi pemeritah daerah. "Saya sangat berharap kondisi seperti ini kembali normal," pungkasnya. (DJIMMY NAPOLEON/B-11)








